Music News and Release

Cara Membuat Lagu Ciptaan Sendiri yang Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2020
Aidha Savitri - NusantaraVBC.com

Sekarang, seorang musisi bisa dengan mudah mendistribusikan lagunya lewat platform streaming musik online. Sayang banget, kan, kalau kalian gak manfaatin kesempatan ini buat berkarya? Sekitar tahun 2017, kanal video YouTube mulai dibanjiri dengan tren bedroom singer. Sesuai dengan namanya, bedroom singer merupakan musisi yang menggunakan kamar sebagai ruang memproses ide hingga eksekusi rekaman. Dengan musik yang cenderung lo-fi dan bernada sederhana, lagu-lagu yang dihasilkan bedroom singer mudah diterima oleh banyak orang loh.

Trend ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 80-an, namun dengan perkembangan internet, bedroom singer menjadi lebih mudah untuk dikenal, khususnya oleh anak muda. Salah satu yang sukses adalah Clairo, penyanyi asal Amerika Serikat yang viral lewat lagu ciptaannya “Pretty Girl”. Berkat algoritma Youtube, video yang diunggah Clairo ditonton lebih dari 32 juta kali dan berhasil menarik perhatian pecinta musik. Dengan proses pembuatan lagu yang minim budget, pencapaian yang ia peroleh bisa dibilang keren!.

Tapi kali ini kita tidak akan membahas secara spesifik tentang bedroom singer. Namun, layaknya Clairo, kalian bisa memproduksi lagu kalian sendiri lewat beberapa tahapan cara membuat lagu yang akan kita jelasin nih.

Struktur Lagu :

Dalam menulis lagu, musisi ternyata memperhatikan struktur yang ada di dalamnya. Hal ini dilakukan supaya lagu enak didengar dan memiliki dinamika. Supaya kalian lebih paham lagi soal lagu, berikut struktur di dalam lagu yang perlu kalian tahu nih.

1. Intro
Sesuai namanya, intro atau introduction merupakan bagian awal dari sebuah lagu. Dari intro, biasanya kalian akan mengetahui gambaran keseluruhan lagu, mulai dari kunci yang dimainkan, tempo, ritme, hingga emosi yang dibawakan musisi. Umumnya, bagian intro diisi dengan permainan instrumen atau suara vokal.

2. Verse
Bagian ini mungkin lebih kalian kenal dengan sebutan bait. Di bagian ini pula, musisi akan mulai mengisinya dengan lirik yang berisikan cerita-cerita. Umumnya, satu lagu terdiri dari beberapa verse yang memiliki melodi yang sama satu sama lain. Dari beberapa verse itulah, kalian mendapat gambaran pesan yang ingin disampaikan musisi lebih jelas loh.

3. Pre-chorus
Sebelum mencapai chorus, biasanya ada pre-chorus yang durasinya lebih pendek ketimbang verse atau chorus. Bagian ini berfungsi menjadi penghantar yang mulai membangun feeling menuju chorus.

4. Chorus
Bagian ini merupakan puncak dari sebuah lagu dan biasanya berisikan lirik yang serupa dengan judul lagu. Chorus yang baik biasanya memiliki hook, yakni lirik dan melodi yang memorable baik di bagian awal atau pun akhir. Meski sering dianggap sama, chorus dan refrain (reff) sesungguhnya berbeda loh guys. Chorus merupakan bagian yang berisi pesan utama dan paling ditunggu-tunggu dari sebuah lagu. Sedangkan reffrain lebih sederhana dan biasanya berisi pengulangan.

5. Bridge
Menjembatani bagian-bagian di dalam lagu adalah salah satu fungsi bridge. Bisa antara verse dengan chorus, atau antar chorus yang telah naik nada dasarnya. Keberadaan bridge juga menjadikan lagu lebih hidup!, karena memiliki melodi yang berbeda ketimbang verse dan chorus yang diulang.

6. Interlude
Mirip dengan intro, interlude merupakan bagian yang tidak berisi lirik. Bedanya, interlude berada di tengah-tengah lagu dan digunakan untuk menghubungkan antar verse atau saat masuk ke chorus.

7. Modulasi
Ketika nada di chorus menjadi lebih tinggi dari sebelumnya, saat itulah terjadi modulasi. Di bagian ini terjadi perpindahan nada dasar dari sebuah lagu. Supaya tidak terdengar aneh, modulasi biasanya dibuat setelah chorus dan diikuti dengan bridge.

9. Ending, Coda, dan Outro
Berada di bagian akhir lagu nih guys, tiga penutup ini ternyata berbeda. Ending digunakan untuk mengakhiri lagu secara halus dan biasanya menggunakan efek fade out, yang menjadikan suara perlahan mengecil dan menghilang. Sedangkan coda mengakhiri lagu lewat nada dan lirik penutup yang sudah digunakan sebelumnya di verse atau chorus. Berbeda dengan outro, yang menutup lagu dengan instrumen musik tanpa syair.

Tahapan Cara Membuat Lagu :

Setelah kalian mengenal tentang struktur lagu, kini kalian bisa menerapkan beberapa cara untuk membuat lagu ciptaan kalian sendiri loh. Pastikan bahwa kalian telah menguasai salah satu atau beberapa alat musik ya, supaya makin leluasa dalam menciptakan lagu guys.

1. Mencari inspirasi
Untuk mendapatkan inspirasi, kalian bisa melakukan berbagai hal yang menajamkan kreativitas kalian. Inspirasi bisa kalian dapat dari karya-karya musisi lainnya atau pun dari pengalaman kalian sendiri. Tidak perlu takut karena apa pun bisa kalian jadikan sebagai inspirasi. Kalian bahkan bisa melakukan riset lewat membaca buku atau berbincang dengan orang lain loh.

Seperti yang dilakukan Kunto Aji ketika memasukkan frekuensi 396 Hz yang bagus untuk kesehatan mental di lagu berjudul “Rehat”. Inspirasi ini didapat Kunto dari hasil membaca dan konsultasi dengan psikolog loh. Kalau ide kalian sedang buntu, cobain tips mengatasi kreativitas mandek berikut hihi.

2. Menulis Lirik
Setelah kalian menemukan inspirasi, kalian bisa menentukan apa yang ingin kalian angkat. Apakah tentang jatuh cinta, patah hati, orang tua, persahabatan, kehidupan anak muda, dan sebagainya. Dari sini kalian punya gambaran, lagu kalian ingin terdengar seperti apa. Lirik memegang fungsi penting dalam menampilkan pesan yang dibawa oleh musisi. Beberapa musisi bahkan dikenal lewat lirik yang unik dan kosakata yang kaya seperti Sore atau Danilla.

3. Memilih Genre
Ketika berbicara tentang musik, banyak sekali genre yang bisa kalian pilih dan angkat ke dalam lagu. Pikirkanlah dari segi teknik dan kesatuannya dengan cerita yang ingin disampaikan, supaya lagu kalian enak didengar. Kalian bisa melakukan riset sederhana dengan mendengarkan sebanyak-banyaknya genre. Dari situ, kalian bisa guys menemukan karakter lagu yang sesuai dengan diri kalian sendiri!. Ini salah satu step yang paling penting dalam cara membuat lagu!!.

4. Menentukan Struktur Lagu
Layaknya menulis, menentukan struktur lagu juga diawali dengan menentukan bagian awal, pertengahan dan akhir. Berapa banyak verse yang ingin kalian buat, bagaimana bridge-nya, chorus, hingga memilih jenis penutup, kamu tentukan secara garis besar di tahap ini.

5. Membuat Nada
Dengan menentukan nada dasar, kalian tahu seberapa jauh jangkauan nada yang ingin kalian mainkan. Nada yang kalian gunakan harus disesuaikan dengan vokal, usahakan mencari nada dasar yang membuat kalian rileks dan mudah untuk menyanyikannya guys. Setelah mendapat nada dasar, kalian bisa mulai menentukan nada-nada di lagu kalian nih. Coba untuk menyesuaikannya dengan lirik yang telah dibuat. Supaya tidak lupa, kalian bisa merekam nada-nada yang muncul dengan smartphone sebagai pengingat. Buatlah dinamika supaya lagu kalian terdengar lebih hidup dan tidak membosankan.

6. Rekam dan Upload
Setelah musik dan liriknya kalian rasa pas, cobalah mainkan lagu tersebut sobat!!.Rasakan bagaimana energi dan perasaan yang ada di dalamnya. Apakah sesuai dengan yang ingin kalian sampaikan? Hihi. Selain itu, kalian harus mengetahui bagian mana yang harus dikoreksi, dikurangi atau ditambahkan.

Kalian sudah berusaha keras untuk menciptakan lagu. Sekarang kalian tiba di fase terakhir cara membuat lagu. Cobalah untuk merekamnya. Baik dengan alat seadanya, semi profesional, atau pun melakukan proses rekaman di studio. Hasil rekaman tersebut bisa kalian bagikan ke teman-temanmu guys! dan jangan lupa untuk minta pendapat mereka. Bila kalian puas dan cukup percaya diri, kalian juga bisa mengunggahnya ke berbagai platform musik supaya didengar oleh banyak orang.

Itulah seluk beluk dan tahapan cara membuat lagu. Semoga bisa membantu kalian untuk semakin produktif berkarya ya! hehe. Teruslah berusaha dan giat berlatih dalam mengulik musik. Semangat yah, siapa tahu kalian bisa jadi penyanyi muda go international berikutnya!

Source : kreativv.com

Copyright © All rights reserved
Colorlib